![]() |
Brahma Vihara Arama |
Bali dikenal dengan pulau yang memiliki elemen Hindu kental. Banyak orang yang tidak tahu bahwa Bali juga memiliki komunitas pemeluk Buddha yang cukup besar. Brahma Vihara Arama adalah salah satu buktinya. Vihara terbesar di Bali ini sering dikunjungi turis lokal maupun asing karena daya tarik lokasi dan bentuk fisiknya. Terletak di bukit dengan latar belakang pemandangan indah dan memiliki ukiran dan dekorasi khas Bali. Vihara ini tidak menawarkan program-program khusus, tapi Anda bisa dengan leluasa menggunakan fasilitas untuk bermeditasi atau beribadah. Sebuah cerita menarik pernah terjadi di sini: tahun 2008, patung dewi Kwan Im terlihat mengeluarkan air mata. Percaya atau tidak, vihara ini terus menunggu untuk Anda kunjungi.
Agama Buddha tidaklah asing bagi masyarakat Bali, karena di pulau ini pernah tercatat berkembangnya Agama Siwa-Buddha. Catatan ini membuktikan Agama Buddha pernah menjadi salah satu agama masyarakat Bali dan membuktikan pula bahwa Agama Buddha memiliki landasan filosofi moral cinta kasih yang universal sehingga mampu hidup berdampingan dan menyatu dengan agama-agama (sekte-sekte) lain secara harmonis.
![]() |
Brahma Vihara Arama |
Banyak tokoh Buddhis di Bali yang tercatat memiliki peran amat penting dalam menata sosial kemasyarakatan, misalnya Mpu Kuturan, Mpu Nirarta (Dang Hyang Nirarta kemudian menyebarkan Siwa, yang dalam praktek hidupnya masih kental dipengaruhi oleh filosofi Buddha), Mpu Astapaka dan lain-lainnya. Bahkan keturunan Mpu Astapaka (merupakan keponakan Dang Hyang Nirarta) hingga kini masih jelas identitas Buddhisnya.
Seperti yang kita lihat saat ini, faham-faham Buddhis telah demikian luas dan menyatu secara harmonis dengan faham-faham lainnya seperti Siwa, Bojangga, Waisnawa, Soradan lain-lainnya menjadi satu yaitu yang kita kenal sebagai Agama Hindu Bali yang kemudian menjadi Agama Hindu.
Seiring dengan perkembangan sosial kehidupan masyarakat Indonesia secara umum, Agama Hindu dan Buddha mengalami kemunduran yang sangat berarti setelah tokoh-tokoh diatas tiada. Guru-guru spiritual yang berkualitas amat langka, kitab-kitab suci pun amat terbatas (kalau toh ada cenderung dikeramatkan oleh pemiliknya), lontar-lontar mulai ditinggalkan dan dilupakan karena desakan teknologi dan arus materialisme. Makna ritual keagamaan mulai bergeser menjadi Dogma. Keadaan seperti ini berlangsung hingga Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda dan Jepang.
![]() |
Brahma Vihara Arama |
Setelah peringatan Buddha Jayanti pada tahun 1956 di Semarang, mulailah muncul kelompok-kelompok yang senang mempelajari kebathinan khususnya menghayati Buddhisme melalui metode Meditasi Vipasana Bhavana. Figur-figur yang tergabung dalam kelompok itu di antaranya adalah I Nengah Astika (kini dikenal dengan nama Shri Pandita Buddharakshita), almarhum Ida Putu Gede Sangging, almarhum Ida Komang Gejer, almarhum Jro Dalang Nyoman Gede, almarhum Putu Mertha Purna, almarhum I Gde Sedana dan lain-lainnya. Biggest Vihara in bali.......
Artikel Lain :
Tempat Ibadah
Wisata
- Menunggu GWK Rampung di selesaikan! Pidan kal pragat ne...
- Wisata Air Panas "Batur Natural Hot Spring"
- Masjid Pertama dan Tertua Di Bali
- Penginapan murah di tabanan-bali bisa short time!
- Keunikan Pemakaman Trunyan Kintamani - Bangli
- Tempat-tempat Favorit pusat oleh-oleh bali
- Pasar Oleh-Oleh Denpasar-Bali, Pasar Kumbasari
- Info Joger Kuta dan Joger Luwus yang tutup sejak Maret 2013
- Cara dan Tips Berlibur murah ala backpacker
- Wisata Pulau Nusa Lembongan
- Daftar Sewa Motor/Mobil Di Kuta, Denpasar, Nusa Dua - Bali
- Gebogan/Pajegan adalah susunan buah dan dihiasi bunga.....
- Festival Budaya Pertanian di Badung Bali
- Lomba Layang-Layang Di Bali daya tarik wisatawan
- Agenda Jadwal Acara Pertengahan Akhir Tahun 2013 di Bali
- Hotel Terbaik di Bali dan Indonesia, Hotel Samaya - Ubud
- Sirkuit motor cross di pinggir pantai bali
- Wisata Berayun di atas Jurang
- Kapal Pesiar diatas Tebing laut
- Alamat gereja di Gianyar Bali
- Gereja di Singaraja Bali
- Vila Terbaik dan Favorit Wisatawan di Bali
- Wisata Bunut Bolong di Bali
- Emergency Call & Address Big Hospital in Bali